Tampilkan postingan dengan label jerman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jerman. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 September 2010

Selesaikan Rubik di Ketinggian 4.267 Meter

Aksi ini merupakan aksi yang paling menantang. Menyelesaikan puzle rubik di ketinggian sekira 4 ribu meter, sambil terjun bebas.

Ludwig Fichte (29), duduk di atas perahu karet kecil, setelah dia melompat dari sebuah pesawat sambil menyelesaikan tantangan tersebut.

"Menyelesaika kubus sambil terjun bebas memang sudah pernah dilakukan sebelumnya. Tapi saya yang pertama menggunakan perahu karet," klaim Fichte yang berasal dari Dresden, Jerman.

Dia berharap untuk meningkatkan performanya dengan menyelesaikan dua rubik sekaligus pada saat terjun bebas, sebelum dia membuka parasutnya.

Pada awal bulan ini para ilmuwan menemukan bahwa rubik bisa diselesaikan hanya dengan 20 langkah.

Ditemukan pada 1974 oleh Profesor Erno Rubik, kubus rubik menjadi sukses besar ketika pertama kali diekspor dari Hungaria pada 1980.

Profesor dari Hungaria berusia 64 tahun ini sudah melihat penjualan mainan ciptaannya mencapai 350 juta selama tiga dekade

Minggu, 29 Agustus 2010

Pertama di Dunia, Hotel dari Sampah

Unik memang dikala orang merasa tidak nyaman dengan keberadaan sampah, justru sampahlah yang ditawarkan sebagai nilai jual dari hotel yang berada tepat di jantung kota Roma Italia ini. Hotel yang diberi nama Save The Beach ini dibuat dengan ber ton ton sampah yang berhasil dikumpulkan dari sepanjang pantai setempat.

Seorang artis Jerman, Ha Schult berada dibelakang pembangunan hotel sampah ini. Latar belakang pendirian hotel ini adalah pesan untuk menyelamakan dan melestarikan lingkungan dari sampah yang mengotori dan merusak ekosistem lingkungan

Dikutip dari Mail Online disebutkan beberapa celebritis sudah mencoba untuk tinggal di hotel tersebut, sebut saja salah satunya adalah Hellena Christensen super model dunia pernah nginap disini dan ikut mempromosikan keberadaan hotel sampah ini.

Bahkan di situs wisata kelas dunia Trip Advisory juga membuat rating tersendiri pada hotel sampah ini. Sepertinya di Indonesia sudah banyak, tapi biasanya dibangun para gelandangan. Anadai saja ada yang mau membikin hotel seperti ini, tentu bisa mengatasi kesulitan perumahan di Indonesia.