Tampilkan postingan dengan label Wow. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wow. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Januari 2010

'Pria' Transgender Kedua akan Melahirkan Bulan Depan

Usia kandungan Scott Moore (30) sudah mulai tua. Scott adalah 'pria' kedua yang bisa hamil dan bulan depan ia akan melahirkan anak pertamanya.

"Kami tahu beberapa orang akan mengkritik kami, tapi kami bahagia dan tidak malu," kata Scott seperti dikutip dari situs telegraph.co.uk, Jumat (29/1/2010) dini hari.

Scott dan pasangannya Thomas dilahirkan sebagai anak perempuan dan telah menjalani operasi dan perawatan hormon untuk mengubah jenis kelamin mereka. Secara hukum Scott telah menikah dengan Thomas, keduanya kini tinggal di California, Amerika Serikat.

Pasangan tersebut kini telah memiliki dua anak laki-laki yang diadopsi, yakni Gregg (12) dan Logan (10) yang merupakan anak dari perempuan mantan pasangan Thomas sebelumnya.

"Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa keluarga transgender juga bisa hidup sehat, penuh kasih sayang," ujar Thomas.

Sebenarnya, Scott lahir sebagai seorang gadis bernama Jessica. Pertama kali ia menyadari bahwa ia ingin menjadi seorang pria ketika memasuki masa puber pada usia 11 tahun.

"Saya selalu berpenampilan tomboi, tapi ketika payudaraku mulai tumbuh saya sadar saya dilahirkan di tubuh yang salah," jelasnya.

"Ketika saya memberitahu keluarga saya, mereka pikir saya gila, tapi mereka secara bertahap menyadari saya serius dan mengizinkan saya untuk mulai mengambil hormon laki-laki ketika saya berusia 16 tahun," imbuhnya.

Orang tua Scott membayar £ 4.600 untuk mengangkat payudaranya. "Saya sangat tertekan dan orangtua saya menyadari itu adalah satu-satunya hal yang bisa membantu saya," ungkap Scott.

Scott dan Thomas bertemu tahun 2005 di sebuah pertemuan kelompok pendukung bagi kaum transgender. Thomas memulai transisi saat berusia 19 tahun, meskipun dia tahu sejak usia 4 tahun dia ingin menjadi seorang pria.

Dua tahun lalu, untuk pertama kalinya dunia dikagetkan oleh seorang 'pria' yang hamil dan melahirkan. Pria tersebut bernama Thomas Beattie (30) dan menjadi headline di seluruh dunia pada tahun 2008.

Jumat, 16 Oktober 2009

Wah, Ada UFO di Blok M?

Sebuah benda terbang asing atau unidentified flying objects (UFO) melayang di atas sebuah apartemen di Jalan Pakubuwono atau dekat Blok M, Jakarta Selatan, beberapa hari lalu.

Benda yang diduga UFO alias piring terbang itu dipotret seorang warga yang menolak identitasnya dicantumkan. Foto tersebut diterima Warta Kota melalui Facebook, Kamis (15/10).

Menurut pemotret, obyek tersebut tidak sengaja tertangkap kamera. Saat itu dia sebenarnya sedang memotret bangunan apartemen di Jalan Pakubuwono VI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dari dalam mobil.

Ketika hasil jepretan diamati dengan teliti, ternyata ada benda asing yang melayang di atas apartemen itu. Ketika citra benda asing itu diperbesar, benda itu tampak seperti piring dengan sejumlah jendela di bagian bawah, mirip piring terbang dalam film fiksi ilmiah buatan Hollywood.

Namun, saat Warta Kota menelitinya, foto ini ternyata tak ada metadatanya. Hingga semalam belum ada keterangan resmi mengenai keaslian foto tersebut. Mungkinkah benda itu benar-benar UFO yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai benda terbang yang aneh (beta)?

Semalam, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Adi Sadewo Salatun mengatakan baru tahu mengenai rumor penampakan UFO di Jakarta itu dari media massa. Namun, Salatun juga mengatakan bahwa penampakan benda-benda asing luar angkasa memang sulit untuk diidentifikasi.

”Penampakan benda-benda seperti itu memang sulit dikenali. Hal itu bergantung situasi yang memungkinkan, dia dapat terdeteksi atau tidak, misalnya tertangkap secara tak sengaja dalam bentuk visual seperti yang sering terjadi selama ini,” katanya.

”Selama ini, jika ada laporan soal benda-benda asing, kami langsung menyelidiki kebenarannya, seperti dugaan jatuhnya meteor di Bone, Sulawesi, pekan silam. Dalam kejadian-kejadian seperti itu, masyarakat umumnya tidak memberikan laporan resmi ke Lapan dan beritanya hanya beredar di media,” kata Adi.

Sementara itu, Muhammad Irvan, aktivis Ufonesia (komunitas pengamat UFO), mengaku belum melihat foto tersebut. Menurut dia, selama 2009, laporan tentang beta-UFO lebih sedikit dibanding tahun 2008. ”Laporan terakhir datang dari Bandung, tepatnya di Dago. Tapi itu belum bisa kami duga sebagai UFO, kami masih ragu,” ujarnya dalam perbincangan dengan Warta Kota, semalam.

Irvan mengatakan, untuk menentukan sebuah benda asing di angkasa sebagai UFO, perlu dilakukan pengamatan lebih jauh. Pasalnya, bisa saja benda tersebut adalah pesawat atau bias cahaya matahari.

”Pertama harus dilihat foto atau videonya. Yang paling dasar adalah pengamatan dengan mata orang awam dan dari pemikiran awam, apakah itu benar-benar obyek (UFO) atau debu di lensa kamera,” paparnya.

Jika benda aneh itu patut diduga UFO, temuan tersebut akan dibahas oleh sesama peneliti ufologi. Irvan juga mengatakan, jika saksi mata pada kasus UFO Blok M lebih dari satu orang, maka investigasi lebih lanjut bisa dilakukan.

Sebelumnya pada Kamis (8/10) siang, warga Bone, Sulawesi Selatan, dikejutkan dengan ledakan di angkasa yang didahului oleh cahaya api yang bergerak dengan cepat dan meninggalkan asap tebal.

Warga sempat menduga cahaya dan ledakan itu berasal dari pesawat Sukhoi TNI AU yang meledak di udara. Namun, pihak TNI AU membantah dan menyatakan tidak ada pesawat Sukhoi yang melintasi Bone pada hari itu.

Diculik UFO

Nur Agustinus, aktivis Komunitas Beta-UFO, beberapa waktu lalu menyatakan bahwa penampakan UFO kerap terjadi di tiga kota, yakni Jakarta, Bandung, dan Cirebon. Oleh karena itu, Komunitas Beta-UFO menyebut ketiga daerah itu dengan istilah Segitiga UFO di Indonesia.

Pada tahun 2000, Beta-UFO menerima laporan dari Cirebon tentang seorang bocah berusia enam tahun yang diculik UFO. Bocah itu terpisah dari teman-temannya saat beranjak pulang setelah bermain-main di kebun tebu. Belakangan, bocah yang namanya dirahasiakan itu mengaku diajak main oleh lima makhluk aneh yang badannya bersisik.

Menurut si bocah, dia hanya sebentar bermain-main dengan kelima makhluk aneh tersebut. Namun, keluarganya kalang kabut lantaran si bocah dua minggu menghilang. Nur Agustinus juga mencatat bahwa UFO biasanya muncul saat Bumi sedang mengalami fenomena alam, seperti gempa, gunung meletus, dan badai.

Di situsnya, Komunitas Beta-UFO menyatakan bahwa selama tahun 2007 ada 32 laporan penampakan beta-UFO di Indonesia yang 11 di antaranya terjadi di wilayah Jabodetabek. Sebagian di antaranya tidak berupa berkas cahaya. Sementara itu, sepanjang 2008 tercatat ada 34 laporan tentang penampakan beta-UFO dari seluruh Indonesia dan 13 di antaranya terjadi di wilayah Jabodetabek.

Pada Januari 2006, Yudi, warga Pondokgede, Bekasi, mengaku melihat lima berkas cahaya di angkasa. Saat itu, Yudi sedang bersantai bersama keluarganya. Pengalaman yang sama dialami Riyogarta Luwiyana, warga Bintaro, Tangerang, seperti tertuang di blognya.

Pada 26 Maret 2006, saat dalam perjalanan ke sebuah rumah makan di Bintaro, Riyogarta dan istri melihat benda aneh di langit. Benda tersebut memiliki ekor pendek warna hijau dan bekerlap-kerlip.

Sementara itu, pada Desember 2008, seorang warga Petukangan, Jakarta Selatan, merekam sejumlah titik cahaya di langit yang berpindah-pindah dengan cepat. Rekaman video tersebut dikirim dan disiarkan di sebuah stasiun televisi. Menanggapi rekaman ini, peneliti Lapan, Sri Loka Prabotosari, menyatakan belum bisa memastikan benda asing tersebut.

Jufri (38), warga Petukangan, mengaku merekam fenomena tersebut dan mengunggahnya ke YouTube. Jufri mengaku menyaksikan fenomena ganjil itu bersama teman-temannya. Saat itu, mereka sedang membakar sate di pelataran rumah ketika sejumlah berkas cahaya dalam formasi tertentu bergerak di angkasa

Senin, 05 Oktober 2009

Di Atas KA Nusantara Masinis Itu Menikah

Seorang masinis kereta api, Agus Riadi (26), melangsungkan pernikahan dengan Rara Saraswati (25) di atas gerbong kereta wisata KA Nusantara dalam perjalanan Cirebon ke Brebes pulang-pergi dengan jadwal keberangkatan pukul 11.20 WIB, Senin (5/10).

Humas PT KAI Daop III Rudi Efendi didampingi Wakil Kepala Stasiun Besar Cirebon M Soleh kepada wartawan di Cirebon, Senin, mengatakan, peristiwa pernikahan di atas gerbong yang sedang berjalan itu merupakan yang pertama kali di Indonesia.

Agus Riadi selama ini adalah masinis KA yang bertugas di Cirebon, dan biasa membawa KA Cirebon Ekspres dan KA Argojati tujuan Jakarta.

Menurut Rudi, KA Nusantara adalah KA khusus wisata yang dapat disewa oleh siapa saja. "Kebetulan hari ini, masinis kita yang nikah dan sekalian sebagai ajang promosi bahwa KA tersebut boleh disewa oleh siapa saja," katanya.

KA Wisata yang merupakan gerbong khusus berkapasitas puluhan orang didekorasi sedemikian rupa dengan fasilitas luks. Dikatakannya, KA tersebut disewakan dengan harga Rp 8.250.000 dalam sekali jalan. "Kendati yang nikah adalah masinis tetap bayar," katanya.

KA Nusantara yang dirangkai dengan dua gerbong eksekutif tersebut bisa mengangkut sekitar 300 orang. "Bagi yang mau nikah bisa menggunakan KA tersebut, dan dibanding sewa gedung harga bersaing," katanya.

Menurut dia, perjalanan dari Cirebon ke Brebes adalah satu jam 10 menit sehingga dibutuhkan waktu lebih dari tiga jam untuk menempuh perjalanan pulang dan pergi.

Dalam prosesi pernikahan, waktu tersebut sudah cukup ditambah dengan resepsi pernikahan di atas gerbong dalam perjalanan, katanya pula. "Oleh karena ini merupakan prosesi pernikahan pertama dilakukan di atas kereta, kami sudah menghubungi MURI, guna dicatatkan sebagai salah satu rekor," katanya.

Senin, 28 September 2009

Menikahi Sekaligus 4 Wanita secara Bersamaan

Milton Mbhele keluar dari sebuah mobil limusin berwarna putih bersama dengan 4 mempelai wanita. Para mempelai wanita yang mengenakan gaun berwarna putih itu masing-masing mendapatkan sebuah cincin dan ciuman dari Mbhele dalam sebuah pesta pernikahan yang dihadiri oleh ratusan orang di Weenen, Afrika Selatan, Sabtu (26/9).

Keluarga mempelai wanita dan pria kembali berkumpul kemarin untuk menghadiri pernikahan adat Zulu dan rencananya mereka saling bertukar kado hari ini. Undang-undang yang berlaku di Afrika Selatan mengakui pernikahan poligami.

Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma bahkan mempunyai 3 istri. Meskipun poligami bukan masalah yang asing di beberapa suku Afrika Selatan, termasuk Zulu serta Swazi, tetapi pernikahan poligami yang diadakan secara bersamaan jarang sekali terjadi.

Mbhele (44), pejabat kabupaten di dekat Indaka, menjelaskan, perayaan pernikahan gabungan itu ditujukan untuk menghemat pengeluaran. Mbhele telah menikah dengan Thobile Vilakazi selama 12 tahun. Mbhele mempunyai 11 anak, tetapi tidak diketahui secara pasti siapa ibu mereka.

"Saya menginginkannya bahagia," ujar Mbhele mengenai pernikahannya kedua kali dengan Vilakazi. "Saya pikir menikahinya untuk kedua kali akan membuatnya bahagia karena saya akan mengajaknya ke dalam bahtera pernikahan bersama 3 istri lainnya sehingga ia tidak merasa ditinggalkan," tambahnya.

Dua istri Mbhele lainnya, Zanele Langa dan Happiness Mdlolo, masing-masing berusia 24 tahun. Sementara istri termudanya, Smangele Cele, berusia 23 tahun.

Smangele Cele mengaku menginginkan pernikahan itu meskipun harus berbagi suami. Ia menerangkan akan menetap di tempat tinggal terpisah dari istri-istri lainnya dan bersiap untuk digilir oleh sang suami.

"Itulah cara dia (Mbhele) menunjukkan perasaan cintanya kepadaku. Ia mencintaiku apa adanya," jelas Cele. "Kami (para istri) tidak akan menetap di rumah yang sama dan kami saling menganggap satu dengan yang lainnya sebagai sahabat."

Kamis, 17 September 2009

Ular Berkaki Ditemukan di China

Seekor ular berkaki ditemukan di rumah Dean Qiongxiu di wilayah Suining, barat daya China. Ular tersebut memiliki sebuah kaki yang juga dilengkapi dengan kuku.

"Saya terbangun dari kamar setelah mendengar suara seperti menggaruk di tembok tapi sangat aneh. Saat saya menyalakan lampu, saya melihat ular tersebut sedang berjalan di dinding menggunakan cakarnya," kata Qiongxiu seperti dilansir Telegraph, Selasa (15/9/2009).

Qiongxiu menuturkan, ia langsung melumpuhkan ular tersebut dengan melemparkan sepatu dan menyimpan ular tersebut di dalam botol beralkohol.

Ular berkaki itu memiliki panjang sekira 16 inci dan pada kakinya terdapat empat jari kecil. Saat ini ular tersebut tengah diteliti di Life Sciences Department di West Normal University, Nanchang.

"Kami memang terkejut tapi kami belum bisa mengungkapkan penyebab timbulnya kaki tersebut hingga kami menyelesaikan seluruh penyelidikan," kata Pakar dunia ular, Long Shuai.

Sebelumnya memang telah sering ditemukan sejumlah mutasi pada ular, di antaranya penemuan ular berkepala dua

Rabu, 16 September 2009

Cumi Raksasa Terjaring di Teluk Meksiko

Para peneliti secara kebetulan mendapati seekor cumi-cumi raksasa sepanjang 5,9 meter tertangkap dalam jaring mereka di pesisir Lousiana, Teluk Meksiko. Temuan hewan langka di lokasi tersebut menunjukkan banyak hal yang tidak kita ketahui mengenai cumi-cumi raksasa.

Cumi-cumi yang baru terjaring itu beratnya mencapai 46,7 kg. Ia tertangkap tanggal 30 Juli dalam jaring trawl pada kedalaman 450 meter di bawah air yang ditarik kapal peneliti. Namun, hewan itu mati karena tidak bisa menyesuaikan diri terhadap perubahan tekanan pada kedalaman air berbeda saat dibawa ke permukaan.

"Saat jaring pukat itu muncul dari air, saya melihat ada sesuatu yang besar di dalamnya, sangat besar," ujar Anthony Martinez, peneliti mamalia air dari National Oceanic and Atmospheric Administration.

Para peneliti yang sebenarnya sedang meneliti jenis makanan paus sperma itu berniat mengawetkan cumi-cumi yang mereka temukan dan mengirimkannya ke Museum Sejarah Alam Smithsonian untuk diselidiki lebih lanjut.

Cumi-cumi raksasa jarang sekali ditemukan dalam keadaan utuh. Peneliti biasanya hanya menjumpai sisa-sisa tubuhnya dalam perut hewan pemangsanya seperti paus sperma. Hal tersebut menjadikan temuan kali ini sangat berharga karena peneliti bisa mempelajari hewan itu secara lebih lengkap.

Cumi-cumi raksasa bisa mencapai panjang 12 meter dan biasanya ditemukan di laut dalam, seperti di perairan Spanyol dan Selandia Baru. Sebelumnya baru tercatat sekali, yakni pada tahun 1954, seekor cumi-cumi raksasa ditemukan mati terapung di Delta Mississippi, masih di sekitar Teluk Meksiko.

Kamis, 10 September 2009

Beli Anjing, Jutawan Rogoh Rp 5,8 Miliar

Membeli barang dengan harga mahal tidak menjadi masalah bagi seorang jutawan, apalagi jika ia menggilai barang yang diburunya.

Seperti yang dilakukan seorang perempuan jutawan yang tinggal di wilayah timur China. Ia rela merogoh kocek cukup dalam hanya untuk membeli seekor anjing dengan harga 4 juta yuan (sekitar Rp 5,8 miliar).

Tak cukup sampai di situ, jutawan yang hanya mau memberikan namanya Wang itu juga mempersiapkan penyambutan supermewah untuk anjing barunya tersebut. Anjing jenis Tibetan Mastiff ini pun disambut dengan iring-iringan 30 mobil Mercedes Benz berwarna hitam, senada dengan warna anjing yang dibelinya.

Maka, bandara di Xian, Provinsi Shanxi di wilayah utara China, dihebohkan dengan kedatangan sang anjing, Rabu (9/9) waktu setempat. Iring-iringan mobil tersebut didahului oleh dua kendaraan jenis SUV yang memimpin di depan. Mereka menjemput Wang dan anjingnya yang baru datang dari Provinsi Qinghai, barat laut China.

Media di China memperlihatkan Wang berpose dengan anjing tersebut. Ada pula para pencinta anjing yang berdiri berjajar sembari membawa banner bertuliskan "selamat datang".

Menurut Wang, ia dan temannya telah lama mencari anjing jenis Tibetan Mastiff yang asli. Seperti pepatah "cinta itu buta", begitulah perasaan Wang terhadap anjing yang baru dibelinya itu. “Emas ada harganya. Namun, anjing Tibetan Mastiff ini tidak ternilai lagi harganya,” ujar Wang singkat.

Anjing jenis Tibetan Mastiff merupakan keturunan anjing primitif dan dikenal sebagai anjing rumahan. Tibetan Mastiff juga dikenal dengan nama Tsang Khyi dan Do-khyi, yang berarti anjing yang terikat. Maksudnya, anjing ini banyak difungsikan sebagai anjing penjaga rumah.

Sesuai namanya, anjing ini masih banyak dijumpai di wilayah Tibet. Tinggi badannya bisa mencapai lebih dari 80 cm. Namun, rata-rata tingginya berkisar antara 61 dan 72 cm dengan berat badan antara 45 dan 72 kg.

Warna bulunya pun bervariasi. Mulai dari hitam, emas, biru keabu-abuan, maupun coklat. Paling jarang dijumpai adalah Tibetan Mastiff yang berwarna putih. Bulunya sangat lebat. Bahkan ada yang mirip singa karena bulu yang tumbuh di mukanya begitu panjang, mirip surai raja hutan Afrika itu.

Mengingat Tibetan Mastiff termasuk dalam golongan anjing primitif, maka mereka hanya bisa menambah keturunannya satu tahun sekali, tidak seperti anjing kebanyakan yang rata-rata bisa beranak dua kali dalam setahun. Biasanya, anak anjing Tibetan Mastiff lahir antara bulan Desember dan Januari.

Meskipun anjing rumahan, ternyata temperamen sang anjing tidak bisa diprediksi. Di Tibet, anjing tersebut dikenal agresif dan ganas. Di samping itu, mereka sangat sulit dilatih. Namun, Tibetan Mastiff yang telah dibiakkan di Inggris bisa jinak dan menurut pada pemiliknya.